DPRD Muaro Jambi Soroti SiLPA Rp94,65 Miliar, Pemkab Buka Suara Terkait Penyerapan APBD 2025

- Penulis

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

MUARO JAMBI — Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Muaro Jambi yang membahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 berlangsung dinamis. Di satu sisi, pengelolaan keuangan daerah mencatatkan kinerja positif dengan torehan predikat fiskal yang stabil dan surplus anggaran. Namun di sisi lain, tingginya angka Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) serta penyerapan belanja yang belum optimal menjadi catatan kritis legislatif.

​Berdasarkan dokumen laporan pertanggungjawaban yang disampaikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muaro Jambi, realisasi Pendapatan Daerah TA 2025 mencapai Rp1,648 triliun berbanding realisasi Belanja Daerah sebesar Rp1,575 triliun.

Dari realisasi tersebut, Pemkab mencatatkan surplus anggaran sebesar Rp73,44 miliar dengan akumulasi SiLPA mencapai Rp94,65 miliar.
​Apresiasi Terukur dan Catatan Kritis Legislatif
​Dalam pemandangan umumnya, Fraksi PKS-Perindo melalui Juru Bicara Ramadhan Mahir memberikan apresiasi atas kepatuhan Pemkab Muaro Jambi dalam menyampaikan laporan keuangan secara akuntabel dan tepat waktu sesuai ketentuan perundang-undangan. Secara statistik, postur keuangan tersebut dinilai mencerminkan kondisi fiskal yang teruji secara umum.

​Kendati demikian, legislatif menegaskan bahwa indicator keberhasilan APBD tidak sebatas diukur dari besarnya surplus atau besaran SiLPA yang tersisa di kas daerah.

​”Keberhasilan APBD diukur dari sejauh mana anggaran tersebut mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui peningkatan pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, pengurangan kemiskinan, serta peningkatan kesejahteraan,” tegas Ramadhan Mahir di hadapan forum paripurna.

​Fraksi PKS-Perindo menyoroti adanya selisih alokasi dan realisasi belanja yang mencapai sekitar Rp98,39 miliar. Besarnya SiLPA dan belanja yang tak terserap ini dinilai perlu penjelasan transparan dari Pemkab, sebab berpotensi mengindikasikan adanya program prioritas yang belum berjalan maksimal di lapangan.

Baca Juga:  Kemeriahan Pesta Rakyat HUT RI ke-81 di Muaro Jambi: Sinergi Bersama Wujudkan Desa Sejahtera

​Selain penyerapan anggaran, beberapa isu krusial yang turut didorong legislatif untuk segera dibenahi meliputi:
​Pemerataan Infrastruktur: Pemetaan objektif kondisi jalan dan jembatan rusak hingga ke tingkat desa terpencil agar pembangunan tidak hanya terpusat di kawasan perkotaan.

​Sengketa Lahan: Pembentukan mekanisme penyelesaian konflik lahan dan tumpang tindih HGU secara lintas sektor yang melibatkan BPN, perusahaan, serta masyarakat.

​Kesenjangan Pendidikan: Perbaikan sarana dan prasarana sekolah rusak serta penyediaan akses internet bagi wilayah pelosok.
​Komitmen Pemkab: Seimbangkan Efisiensi dan Percepatan Program
​Merespons pandangan umum fraksi-fraksi, pihak Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi menyambut baik jajaran masukan konstruktif dari DPRD. Besarnya angka SiLPA dan surplus fiskal dijelaskan sebagai hasil dari kombinasi efisiensi pengadaan barang dan jasa, adanya efisiensi alokasi belanja operasional, serta dinamika administratif pada beberapa proyek teknis di penghujung tahun anggaran.

​Pemkab menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD), mempercepat proses lelang sejak awal tahun, serta mengetatkan pengawasan kegiatan agar serapan belanja pada tahun anggaran berjalan dapat terakselerasi secara maksimal tanpa mengabaikan prinsip akuntabilitas dan kualitas.

​Proses pembahasan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 ini selanjutnya akan memasuki tahap pendalaman bersama antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk memastikan setiap pilar belanja daerah benar-benar memberikan dampak nyata bagi seluruh lapisan masyarakat Muaro Jambi.

Follow WhatsApp Channel www.viraltivi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Pembiaran PETI di Desa Berembang Memicu Konflik Warga, Aparat Didesak Bertindak
Siang Mencekam di Kualatungkal, Kebakaran Hanguskan Rumah Dinas Guru hingga Kantor Pramuka
Bedah Skandal Proyek PSU Jambi: Di Mana Fungsi Pengawasan Dinas PUPR dan Apa Langkah Tegas BPK Selanjutnya?
KUALA TUNGKAL DALAM CENGKERAMAN KABUT ASAP: WARGA DIIMBAU WASPADA ANCAMAN ISPA DAN KECELAKAAN
Peduli Kesehatan Masyarakat, Inisiatif Kawan-Kawan PKLUM Tanjabbarat Bagikan Masker di Jalan Siswa Patut Diacungi Jempol
Rapat Paripurna DPRD Muaro Jambi: Sahkan Perda LPP APBD 2025 dan Empat Ranperda Strategis 
Jangan Jalan di Tempat!” Fraksi PPP Desak Pemkab Muaro Jambi Cari Cara Baru Genjot PAD
Dorong UMKM Naik Kelas, SKK Migas – MontD’Or Oil Tungkal Ltd Fasilitasi Alat dan Bimtek Membatik Kader PKK Mengupeh

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:54 WIB

Dugaan Pembiaran PETI di Desa Berembang Memicu Konflik Warga, Aparat Didesak Bertindak

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:17 WIB

Siang Mencekam di Kualatungkal, Kebakaran Hanguskan Rumah Dinas Guru hingga Kantor Pramuka

Minggu, 11 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Bedah Skandal Proyek PSU Jambi: Di Mana Fungsi Pengawasan Dinas PUPR dan Apa Langkah Tegas BPK Selanjutnya?

Jumat, 9 Oktober 2026 - 02:08 WIB

KUALA TUNGKAL DALAM CENGKERAMAN KABUT ASAP: WARGA DIIMBAU WASPADA ANCAMAN ISPA DAN KECELAKAAN

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:20 WIB

Peduli Kesehatan Masyarakat, Inisiatif Kawan-Kawan PKLUM Tanjabbarat Bagikan Masker di Jalan Siswa Patut Diacungi Jempol

Berita Terbaru

Nasional

Polisi Mendadak ke Masjid dan Ingat Film Mendadak Dangdut

Jumat, 16 Okt 2026 - 22:40 WIB