Polemik Proyek SPAM Muaro Jambi 2025: Fisik Tuntas, Serah Terima Macet, Rakyat Gigit Jari

- Penulis

Senin, 2 Maret 2026 - 08:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

ViRALTIVI.COM – Pembangunan infrastruktur Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kabupaten Muaro Jambi tahun anggaran 2025 kini tengah berada di bawah sorotan tajam. Pasalnya, meski sejumlah proyek fisik disinyalir telah rampung, proses serah terima aset hingga kini masih menggantung. Akibatnya, fasilitas vital tersebut terancam menjadi “monumen mati” yang tidak bisa segera dinikmati masyarakat.

Merespon keresahan warga, Wakil Ketua I DPRD Muaro Jambi, Wiranto, angkat bicara. Ia menegaskan tidak akan tinggal diam melihat adanya sumbatan administratif maupun teknis yang menghambat pemanfaatan fasilitas publik tersebut.

​Wiranto secara tegas menyatakan akan segera memanggil dinas-dinas terkait dalam waktu dekat. Langkah ini diambil guna mencari solusi konkret dan memastikan tidak ada ego sektoral yang menghambat distribusi air bersih ke rumah-rumah warga.
​”Kami akan panggil dinas terkait untuk penyelesaian tindak lanjut kegiatan tersebut. Tujuannya jelas, agar ke depannya hal seperti ini tidak terulang kembali dan tidak menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat,” tegas Wiranto dalam keterangan resminya.

​Tidak hanya sekadar memanggil dinas, DPRD Muaro Jambi juga berencana melakukan evaluasi menyeluruh di setiap Daerah Pemilihan (Dapil). Evaluasi ini dilakukan untuk memotret realita di lapangan: apakah proyek yang diklaim selesai di tahun 2025 benar-benar berfungsi atau hanya sekadar mengejar serapan anggaran.
​Persoalan data juga menjadi isu yang krusial. Wiranto mengakui bahwa koordinasi data teknis masih berada di bawah kendali dinas. Hal ini dipicu oleh beragamnya sumber usulan proyek SPAM tersebut, yang meliputi:
​Program Prioritas Bupati
​Pokok Pikiran (Pokir) Anggota Dewan dan
​Aspirasi Pemerintah Desa

Baca Juga:  Bank Jambi Diguncang Prahara: Dugaan Bonus Ganda Direksi Hingga Skandal Bobolnya Saldo Nasabah Rp143 Miliar

Dari Semua Itu Kita Akan ​Menuntut Transparansi dan Kepastian
​Meskipun secara teknis data detail belum terkonsolidasi sepenuhnya di meja legislatif, Wiranto menekankan bahwa poin utama yang dikejar adalah ketuntasan administrasi dan fisik. Ia mengingatkan bahwa proyek infrastruktur, apa pun jenisnya, harus tunduk pada prosedur yang benar—dari peletakan batu pertama hingga serah terima kunci.
​”Yang paling krusial bagi kami adalah bagaimana pekerjaan tersebut tuntas secara administrasi dan fisik,” tambahnya.

Saat ini ​Publik ingin menantikan langkah nyata dari Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi. Serah terima bukan sekadar formalitas di atas kertas; tanpa adanya serah terima, pengelolaan air tidak memiliki payung hukum, perawatan alat tidak memiliki anggaran, dan pada akhirnya, rakyatlah yang kembali menjadi korban birokrasi yang lamban.

DPRD Muaro Jambi kini memegang kunci pengawasan: mampukah mereka mendesak eksekutif untuk segera mengalirkan air ke rumah rakyat, ataukah SPAM 2025 hanya akan menjadi catatan evaluasi tahunan tanpa dampak nyata?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.viraltivi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dipimpin Wali Kota Maulana, Dua TPS Ditutup Permanen, Program OPBM Mulai Berjalan
“Tak Main-main! GN-PK Jambi Akan Lapor ke Kejagung Jika Kasus Mafia Lahan Desa Betung Mandek”
Dunia Sedang Tidak Baik-Baik Saja, Mursyid Y. Sonsang: Kita Butuh Gerakan Shalawat Masif
“Dibalik Alibi Kapal 16 GT: Praktisi Sebut Perubahan Spesifikasi Tanpa Adendum Rentan Pelanggaran Hukum”
“Mangkrak di Dermaga, Proyek Kapal Nelayan Rp 1,8 Miliar di Tanjab Timur Jadi ‘Monumen’ Berlumut”
ORADO Jambi Gelar Seleksi Atlet Domino 2026: Menjaring Bakat Menuju Kejuaraan Provinsi
Dukung Iklim Investasi, Wawako Diza Resmikan Genzhi Cafe and Resto
Sengkarut Hibah Kapal Tanjabtim: Benarkah “Bonus” Tonase atau Malapraktik Anggaran?

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:58 WIB

Dipimpin Wali Kota Maulana, Dua TPS Ditutup Permanen, Program OPBM Mulai Berjalan

Kamis, 9 April 2026 - 15:51 WIB

“Tak Main-main! GN-PK Jambi Akan Lapor ke Kejagung Jika Kasus Mafia Lahan Desa Betung Mandek”

Rabu, 8 April 2026 - 19:35 WIB

Dunia Sedang Tidak Baik-Baik Saja, Mursyid Y. Sonsang: Kita Butuh Gerakan Shalawat Masif

Selasa, 7 April 2026 - 22:34 WIB

“Dibalik Alibi Kapal 16 GT: Praktisi Sebut Perubahan Spesifikasi Tanpa Adendum Rentan Pelanggaran Hukum”

Minggu, 5 April 2026 - 20:08 WIB

“Mangkrak di Dermaga, Proyek Kapal Nelayan Rp 1,8 Miliar di Tanjab Timur Jadi ‘Monumen’ Berlumut”

Berita Terbaru