​Sinergi untuk Rakyat: Pemkab Muaro Jambi Desak Percepatan Infrastruktur ke Komisi V DPR RI

- Penulis

Rabu, 25 Februari 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ViRALTIVI.COM – Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi memanfaatkan kunjungan kerja spesifik Komisi V DPR RI sebagai momentum krusial untuk mempercepat pembangunan daerah. Dalam pertemuan tersebut, Pemkab secara tegas memaparkan sejumlah agenda prioritas yang menjadi hambatan sekaligus peluang besar bagi kesejahteraan masyarakat di Bumi Sailun Salimbai.

Fokus pada Masalah Fundamental
​Kondisi infrastruktur jalan masih menjadi sorotan utama. Pemkab Muaro Jambi menekankan bahwa kemantapan jalan adalah kunci utama urat nadi ekonomi. Selain aksesibilitas, empat poin krusial lainnya yang diusulkan untuk segera diintervensi oleh Pemerintah Pusat melalui dukungan legislatif adalah:
​Pengendalian Banjir: Penanganan titik rawan luapan air yang kerap mengganggu aktivitas warga.
​Layanan Air Bersih & Sanitasi: Peningkatan kualitas hidup dasar bagi masyarakat pedesaan dan perkotaan.
​Pengurangan Kawasan Kumuh: Penataan ruang yang lebih manusiawi dan sehat.

Konektivitas Sektor Unggulan: Dukungan infrastruktur pada area industri, pertanian, dan pariwisata.
​Selaras dengan Visi RPJMD 2026–2029
​Langkah diplomasi infrastruktur ini ditegaskan bukan sekadar usulan teknis, melainkan perwujudan dari visi besar RPJMD 2026–2029. Pemerintah daerah berkomitmen mewujudkan Muaro Jambi yang Berkeadilan, Berakhlak, Maju, serta Unggul.

Baca Juga:  Bupati Muaro Jambi Desak Kementerian ATR/BPN Tuntaskan Konflik Lahan Desa Gambut Jaya

“Sinergi antara Pemerintah Pusat dan Daerah harus semakin kuat. Kami ingin memastikan bahwa setiap pembangunan infrastruktur yang masuk ke Muaro Jambi memberikan dampak instan pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan nyata bagi masyarakat,” tegas perwakilan Pemerintah Kabupaten.

Harapan Kami bagi Bumi Sailun Salimbai
​Dengan hadirnya Komisi V DPR RI, diharapkan adanya pengalokasian anggaran dan kebijakan yang lebih berpihak pada kebutuhan mendesak di daerah. Komitmen ini diharapkan menjadi titik balik bagi percepatan pembangunan di sektor industri dan pariwisata yang selama ini menjadi potensi raksasa Muaro Jambi namun terkendala akses.

Pemkab Muaro Jambi menutup penyampaian dengan apresiasi tinggi atas perhatian para wakil rakyat, sembari berharap kunjungan ini segera membuahkan hasil nyata dalam bentuk kebijakan anggaran yang progresif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.viraltivi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dipimpin Wali Kota Maulana, Dua TPS Ditutup Permanen, Program OPBM Mulai Berjalan
“Tak Main-main! GN-PK Jambi Akan Lapor ke Kejagung Jika Kasus Mafia Lahan Desa Betung Mandek”
Dunia Sedang Tidak Baik-Baik Saja, Mursyid Y. Sonsang: Kita Butuh Gerakan Shalawat Masif
“Dibalik Alibi Kapal 16 GT: Praktisi Sebut Perubahan Spesifikasi Tanpa Adendum Rentan Pelanggaran Hukum”
“Mangkrak di Dermaga, Proyek Kapal Nelayan Rp 1,8 Miliar di Tanjab Timur Jadi ‘Monumen’ Berlumut”
ORADO Jambi Gelar Seleksi Atlet Domino 2026: Menjaring Bakat Menuju Kejuaraan Provinsi
Dukung Iklim Investasi, Wawako Diza Resmikan Genzhi Cafe and Resto
Sengkarut Hibah Kapal Tanjabtim: Benarkah “Bonus” Tonase atau Malapraktik Anggaran?

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:58 WIB

Dipimpin Wali Kota Maulana, Dua TPS Ditutup Permanen, Program OPBM Mulai Berjalan

Kamis, 9 April 2026 - 15:51 WIB

“Tak Main-main! GN-PK Jambi Akan Lapor ke Kejagung Jika Kasus Mafia Lahan Desa Betung Mandek”

Rabu, 8 April 2026 - 19:35 WIB

Dunia Sedang Tidak Baik-Baik Saja, Mursyid Y. Sonsang: Kita Butuh Gerakan Shalawat Masif

Selasa, 7 April 2026 - 22:34 WIB

“Dibalik Alibi Kapal 16 GT: Praktisi Sebut Perubahan Spesifikasi Tanpa Adendum Rentan Pelanggaran Hukum”

Minggu, 5 April 2026 - 20:08 WIB

“Mangkrak di Dermaga, Proyek Kapal Nelayan Rp 1,8 Miliar di Tanjab Timur Jadi ‘Monumen’ Berlumut”

Berita Terbaru