Tanjabtim Akan Miliki Dokumen Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut Selama 30 Tahun

- Penulis

Selasa, 28 April 2026 - 13:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

VIRALTIVI.COM – Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Sudirman membuka konsultasi publik penyusunan draf dokumen Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut ( RPPEG) Kabupaten Tanjung Jabung Timur tahun 2026 – 2055 di Hotel Aston, Selasa ( 28/4/2026).

Hadir dalam acara ini pihak pihak yang berkepentingan, seperti tokoh masyarakat, pengiat lingkungan, akademisi, tokoh agama, pengusaha dan pemerintah.

“Masukan masukan dari berbagai kalangan ini untuk memantapkan dalam penyusunan dokumen Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut yang aplikatif dalam masa 30 tahun ke depan.” Ujar PLT Kepala Dinas Lingkungan Provinsi Jambi, Arief Munandar.

Sekda Provinsi Jambi, Sudirman, berbicara tentang efesiensi yang harus dihadapi agar pembangunan terus berjalan. ” Dalam kondisi ini perlu suatu inovasi, kegiatan RPPEG ini salah satunya. Karena pendanaannya dari pemerintah pusat dan donor dari luar negeri,” jelasnya.

Menyinggung tentang kegiatan konsultasi publik penyusunan dokumen Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut ( RPPEG) Kabupaten Tanjung Jabung Timur sangat perlu dilakukan, agar dokumen yang akan dipakai 30 tahun bisa menjawab perkembangan hingga tahun 2055.

Baca Juga:  Wali Kota Jambi dan Aguan Resmikan Pusat Koordinasi Kemanusiaan Yayasan Buddha Tzu Chi

” Masukan dari masyarakat, pemerhati lingkungan, pemerintah dan para pengusaha sangat penting, agar dokumen ini bisa menjadi pedoman yang aplikatif untuk masa yang akan datang,” jelasnya.

Dijelaskan Sudirman, pemprov sangat mendukung kegiatan ini. Karena adanya dokumen RPPEG tiap kabupaten suatu langkah untuk menjaga ekosistim gambut yang aplikatif dan berkelanjutan

Staf Ahli Bupati Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Agus Sadikin, masalah gambut di Tanjabtim cukup banyak dengan ada dokumen perlindungan dan pengelolaan ekosistem gambut ( RPPEG) Kabupaten Tanjung Jabung Timur, suatu yang sangat penting.

” Adanya dokumen pengelolaan ekosistim gambut di Tanjabtim suatu legacy yang pada akhirnya untuk kesejahteraan rakyat dan pemeliharaan gambut secara berkelanjutan,” ujarnya.

 

.

Follow WhatsApp Channel www.viraltivi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dorong UMKM Naik Kelas, SKK Migas – MontD’Or Oil Tungkal Ltd Fasilitasi Alat dan Bimtek Membatik Kader PKK Mengupeh
Monetisasi Gas Sengeti Dorong Ketahanan Energi dan Investasi Baru di Jambi
Petaka Rp20 Miliar: Revitalisasi Danau Kenali Diduga Asal-Asalan, Ratusan Juta Rupiah Milik Petani Keramba Amblas
Proyek Rp 5 Miliar Berakhir Tragis: Dermaga Sungai Limau Tanjab Barat Ambruk Total, Dua Pekerja Hilang
Menjemput Legalitas, Mengakhiri Kucing-kucingan Tambang Rakyat
Atlet Senior Dan junior Orado jambi segel Tiket Perempat Final Kejurnas 2026
Dapur SPPG Lorong Darmomulyo, RT 33, Kelurahan Simpang Tiga Sipin Tuai Masalah Dari Limbah, Pengisian Gas dan Izin Lingkungan Belum Tuntas.
Tanjab Timur Juara Umum Kejurprov Orado Jambi 2026, Tim “Merata Bahagia” Segel Tiket Kejurnas Bogor

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:29 WIB

Dorong UMKM Naik Kelas, SKK Migas – MontD’Or Oil Tungkal Ltd Fasilitasi Alat dan Bimtek Membatik Kader PKK Mengupeh

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:14 WIB

Monetisasi Gas Sengeti Dorong Ketahanan Energi dan Investasi Baru di Jambi

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:29 WIB

Petaka Rp20 Miliar: Revitalisasi Danau Kenali Diduga Asal-Asalan, Ratusan Juta Rupiah Milik Petani Keramba Amblas

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:13 WIB

Proyek Rp 5 Miliar Berakhir Tragis: Dermaga Sungai Limau Tanjab Barat Ambruk Total, Dua Pekerja Hilang

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:26 WIB

Menjemput Legalitas, Mengakhiri Kucing-kucingan Tambang Rakyat

Berita Terbaru