Petaka Rp20 Miliar: Revitalisasi Danau Kenali Diduga Asal-Asalan, Ratusan Juta Rupiah Milik Petani Keramba Amblas

- Penulis

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

VIRALTIVI.COM — Proyek Revitalisasi Danau Kenali yang mendepositokan dana APBN fantastis senilai Rp20 Miliar kini tengah menjadi sorotan tajam. Proyek yang semula digadang-gadang membawa berkah lingkungan, justru berbalik menjadi petaka bagi masyarakat lokal.

Proses pengerukan sedimentasi yang diduga kuat berjalan serampangan dan tanpa perencanaan matang telah mengubah air danau menjadi kubangan lumpur pekat yang minim oksigen.

​Dampaknya instan dan fatal: kematian massal ikan di keramba warga. Dalam hitungan hari, investasi hias dan konsumsi milik peternak lokal mati mengambang, menyisakan kerugian ekonomi yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

​Jeritan hati dan kemarahan tidak terbendung lagi mengalir dari para pelaku usaha perikanan yang menggantungkan hidup dari denyut nadi Danau Kenali.

Proyek pemerintah yang seharusnya bersahabat dengan rakyat justru dituding mencekik ruang gerak ekonomi mereka.
​”Ini bukan revitalisasi, tapi penggusuran ekonomi secara halus!” tegas Ahmad Sukri, Ketua Forum Komunikasi Petani Keramba Danau Kenali, dengan nada getir sekaligus geram.
​Ahmad Sukri menilai, eksekusi proyek di lapangan sama sekali tidak mempertimbangkan mitigasi dampak lingkungan terhadap ekosistem keramba di sekitarnya.

​Melihat carut-marutnya implementasi proyek bernilai puluhan miliar ini, Lembaga Pemantau Infrastruktur dan Keuangan Negara (LPIKN) Provinsi Jambi langsung mengambil sikap tegas. Mereka mengendus adanya kelalaian sistematis dalam pengawasan teknis di lapangan.
​Sebagai bentuk pertanggungjawaban publik, LPIKN Jambi secara resmi melayangkan desakan kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk mengambil tindakan radikal:
​Copot Kepala BWSS VI Jambi: Mendesak pencopotan jabatan Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) VI Jambi jika tidak mampu memberikan solusi konkret dan tanggung jawab moral atas kerusakan yang terjadi.
​Audit Kebijakan & Ganti Rugi: Meminta kompensasi penuh dan ganti rugi nyata atas hancurnya ekosistem ekonomi dan investasi para petani keramba terdampak.
​
​Ironisnya, di tengah kepungan kerugian warga dan tuntutan dari berbagai elemen masyarakat, pihak BWSS VI Jambi justru memilih langkah defensif. Hingga berita ini diturunkan, institusi tersebut terkesan bungkam, menutup diri, dan enggan memberikan klarifikasi resmi.

Baca Juga:  Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi Gelar Gebyar Ramadan di Jaluko, Pasar Murah Jadi Primadona Masyarakat

​Sikap menutup diri ini memicu spekulasi liar dan pertanyaan besar di ruang publik: Ada apa sebenarnya di balik proyek Rp20 Miliar ini? Apakah ada malapraktik perencanaan, ataukah ada indikasi lain yang sengaja ditutupi dari transparansi publik?

​Masyarakat Jambi kini menunggu ketegasan dari Kementerian PUPR dan aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas proyek yang awalnya diniatkan untuk merestorasi alam, namun berakhir merestorasi kemiskinan bagi petani lokal.

Follow WhatsApp Channel www.viraltivi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rapat Paripurna DPRD Muaro Jambi: Sahkan Perda LPP APBD 2025 dan Empat Ranperda Strategis 
Jangan Jalan di Tempat!” Fraksi PPP Desak Pemkab Muaro Jambi Cari Cara Baru Genjot PAD
Dorong UMKM Naik Kelas, SKK Migas – MontD’Or Oil Tungkal Ltd Fasilitasi Alat dan Bimtek Membatik Kader PKK Mengupeh
Monetisasi Gas Sengeti Dorong Ketahanan Energi dan Investasi Baru di Jambi
DPRD Muaro Jambi Soroti SiLPA Rp94,65 Miliar, Pemkab Buka Suara Terkait Penyerapan APBD 2025
Sinergi Eksekutif-Legislatif: Pemkab Muaro Jambi Jawab Pemandangan Umum Fraksi Soal APBD 2025
DPRD Muaro Jambi Apresiasi Capaian WTP Ke-12 Pemkab, Catatan Kritis Tetap Mengemuka
Jembatani Keluhan Warga Pematang Resak, Waka DPRD Wiranto Kawal Kesepakatan Saluran Air PT HNI

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:10 WIB

Rapat Paripurna DPRD Muaro Jambi: Sahkan Perda LPP APBD 2025 dan Empat Ranperda Strategis 

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:22 WIB

Jangan Jalan di Tempat!” Fraksi PPP Desak Pemkab Muaro Jambi Cari Cara Baru Genjot PAD

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:29 WIB

Dorong UMKM Naik Kelas, SKK Migas – MontD’Or Oil Tungkal Ltd Fasilitasi Alat dan Bimtek Membatik Kader PKK Mengupeh

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:14 WIB

Monetisasi Gas Sengeti Dorong Ketahanan Energi dan Investasi Baru di Jambi

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:38 WIB

DPRD Muaro Jambi Soroti SiLPA Rp94,65 Miliar, Pemkab Buka Suara Terkait Penyerapan APBD 2025

Berita Terbaru

Oplus_16908288

Nasional

PHR Zona 1 Gandeng Ade Rai Bangun Budaya Hidup Sehat Pekerja

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:38 WIB