VIRALTIVI.COM – Kota Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, kini berada dalam kondisi siaga polusi. Paparan kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kian menebal sejak Rabu (08/10/2026),
Mengunci wilayah pusat kota hingga area Pelabuhan Roro Tungkal Satu dalam paparan partikel berbahaya.
Kondisi udara yang kian memburuk ini memicu ancaman serius bagi kesehatan masyarakat, terutama kelompok rentan seperti ibu hamil, anak-anak, dan lansia.
Bau menyengat yang merasuk hingga ke dalam rumah dan tempat usaha memaksa sebagian besar warga membatasi aktivitas harian mereka.
Jarak Pandang Ekstrem Kritis 5 Meter
Bagi para pengguna jalan, khususnya pengendara roda dua, jarak pandang kini berada di tingkat yang sangat membahayakan.
Dari kawasan Jalan Lintas Tungkal-Jambi hingga pusat kota, pandangan mengabur drastis hingga di bawah 5 meter.
Warga mulai mengeluhkan gangguan fisik langsung saat berada di luar ruangan, mulai dari mata perih, tenggorokan gatal, batuk-batuk, hingga sesak napas.
”Napas rasanya sesak, anak-anak pun tak berani keluar rumah karena takut kena ISPA,” tutur seorang warga di Jalan Bahari.
Imbauan Keselamatan dan Kesehatan Bagi Masyarakat
Mengingat intensitas asap yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda akibat kondisi kemarau, masyarakat Kota Kuala Tungkal dan sekitarnya diimbau untuk segera mengambil langkah perlindungan mandiri guna menekan risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan kecelakaan lalu lintas:
Gunakan Masker Saat Keluar Rumah: Selalu kenakan masker (diutamakan standar N95 atau masker medis berlapis) untuk menyaring partikel mikroskopis asap saat beraktivitas di luar.
Batasi Aktivitas Luar Ruangan: Kurangi kegiatan di luar gedung, terutama bagi kelompok berisiko tinggi seperti anak-anak, ibu hamil, penderita asma, dan lansia.
Tutup Akses Asap Masuk: Pastikan pintu dan jendela rumah atau tempat usaha tertutup rapat untuk meminimalkan paparan bau dan partikel asap di dalam ruangan.
Nyalakan Lampu Kendaraan: Bagi pengendara yang harus melintas di area dengan jarak pandang terbatas, nyalakan lampu utama kendaraan dan jaga jarak aman guna menghindari bahaya tabrakan.
Jaga Integritas Kesehatan: Tingkatkan konsumsi air putih dan nutrisi seimbang untuk menjaga daya tahan tubuh, serta segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami gejala sesak napas berat.
Dinas Kesehatan dan BPBD Kabupaten Tanjab Barat diharapkan dapat segera turun ke lapangan untuk mendistribusikan masker gratis serta memandu penanganan dampak kesehatan warga secara meluas.. ( YD )







Komentar
Silakan login untuk berkomentar.