Pemerintah Percepat Koperasi Merah Putih: Targetkan 81 Ribu Titik Terkoneksi Secara Nasional

- Penulis

Kamis, 19 Februari 2026 - 12:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

VIRALTIVI.COM — Pemerintah Indonesia resmi mempercepat realisasi program Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih di seluruh tanah air. Fokus utama saat ini diarahkan pada dua fondasi krusial: penyediaan lahan kantor dan penguatan sumber daya manusia (SDM).

​Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, menegaskan bahwa ketersediaan lahan menjadi kunci utama agar operasional koperasi tidak terhambat. Ia mengisyaratkan adanya campur tangan pusat jika kendala lahan di daerah menemui jalan buntu.

​“Mungkin perlu juga kita cari solusi soal tanah ini. Tidak cuma pemerintah daerah tapi juga pemerintah pusat yang harus ambil alih,” ujar Yandri dalam Rapat Koordinasi Terbatas di Jakarta, Rabu (18/2/2026).

Regulasi dan Keberlanjutan Fisik

​Yandri menjelaskan bahwa setelah urusan lahan tuntas, pemerintah akan memastikan pembangunan kantor dilakukan secara berkelanjutan. Tujuannya agar infrastruktur tersebut memberikan kontribusi jangka panjang bagi kesejahteraan warga desa.

Baca Juga:  Akuntabilitas Korporasi dan Pengawasan Otoritas: Urgensi Pelaporan Dugaan Hilangnya Dana Nasabah Bank 9 Jambi kepada OJK sebagai Instrumen Evaluasi Kepemimpinan

​Untuk mendukung langkah ini, kementerian terkait akan segera menerbitkan regulasi khusus sebagai payung hukum percepatan. Selain pembangunan fisik, pemerintah juga menyiapkan pelatihan terpadu lintas kementerian untuk meningkatkan kapasitas pengelola koperasi di lapangan.

Integrasi Sistem Koperasi Nasional

​Di sisi lain, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyoroti pentingnya konektivitas antar-unit koperasi. Ia menargetkan seluruh koperasi yang terbentuk akan masuk ke dalam satu ekosistem digital yang terintegrasi.

​“Nanti kita latih semuanya. Kita harap juga 81 ribu koperasi ini nyambung satu dengan yang lain. Nanti ada korelasi, jadi semua koperasi inline,” tegas Zulkifli.

​Dengan target mencakup 81 ribu unit, program Kopdes/Kel Merah Putih diharapkan menjadi tulang punggung baru bagi distribusi pangan dan penguatan ekonomi akar rumput di seluruh Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.viraltivi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dipimpin Wali Kota Maulana, Dua TPS Ditutup Permanen, Program OPBM Mulai Berjalan
“Tak Main-main! GN-PK Jambi Akan Lapor ke Kejagung Jika Kasus Mafia Lahan Desa Betung Mandek”
Dunia Sedang Tidak Baik-Baik Saja, Mursyid Y. Sonsang: Kita Butuh Gerakan Shalawat Masif
“Dibalik Alibi Kapal 16 GT: Praktisi Sebut Perubahan Spesifikasi Tanpa Adendum Rentan Pelanggaran Hukum”
“Mangkrak di Dermaga, Proyek Kapal Nelayan Rp 1,8 Miliar di Tanjab Timur Jadi ‘Monumen’ Berlumut”
ORADO Jambi Gelar Seleksi Atlet Domino 2026: Menjaring Bakat Menuju Kejuaraan Provinsi
Dukung Iklim Investasi, Wawako Diza Resmikan Genzhi Cafe and Resto
Sengkarut Hibah Kapal Tanjabtim: Benarkah “Bonus” Tonase atau Malapraktik Anggaran?

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:58 WIB

Dipimpin Wali Kota Maulana, Dua TPS Ditutup Permanen, Program OPBM Mulai Berjalan

Kamis, 9 April 2026 - 15:51 WIB

“Tak Main-main! GN-PK Jambi Akan Lapor ke Kejagung Jika Kasus Mafia Lahan Desa Betung Mandek”

Rabu, 8 April 2026 - 19:35 WIB

Dunia Sedang Tidak Baik-Baik Saja, Mursyid Y. Sonsang: Kita Butuh Gerakan Shalawat Masif

Selasa, 7 April 2026 - 22:34 WIB

“Dibalik Alibi Kapal 16 GT: Praktisi Sebut Perubahan Spesifikasi Tanpa Adendum Rentan Pelanggaran Hukum”

Minggu, 5 April 2026 - 20:08 WIB

“Mangkrak di Dermaga, Proyek Kapal Nelayan Rp 1,8 Miliar di Tanjab Timur Jadi ‘Monumen’ Berlumut”

Berita Terbaru