VIRALTIVI.COM — Kota Jambi terus bertransformasi menjadi kota yang makin ramah, segar, dan hidup bagi warganya. Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi kini tengah menyiapkan langkah besar dengan menyulap lahan seluas sekitar 70 tumbuk di belakang Kantor Wali Kota Jambi menjadi kawasan terpadu multifungsi.
Langkah ini bukan sekadar penataan aset pemerintahan, melainkan komitmen nyata untuk menghadirkan ruang terbuka publik yang estetis, terintegrasi, dan menjadi pusat kreativitas baru bagi kawula muda serta seluruh masyarakat Kota Jambi.
Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., mengungkapkan bahwa proses penimbunan lahan saat ini sedang berjalan. Salah satu fungsi strategis kawasan ini adalah pembangunan hanggar terpusat untuk merapikan aset-aset daerah yang selama ini tersebar.
“Sekarang aset-aset itu tercecer di mana-mana. Nanti akan kita kumpulkan di sana,” ujar Maulana, Jumat (14/8/2026).
Tak hanya fokus pada efisiensi tata kelola kota, kawasan terpadu ini didesain ciamik dengan mempertahankan keindahan alam sekitar. Aula utama direncanakan menghadap langsung ke arah sungai, menyuguhkan pemandangan asri yang memperluas Ruang Terbuka Hijau (RTH) di komplek Kantor Wali Kota.
Kawasan ini juga diproyeksikan menjadi wadah kebersamaan dan silaturahmi lintas generasi melalui berbagai fasilitas pendukung:
Pusat Pergerakan Perempuan: Pembangunan Gedung Wanita yang siap menjadi rumah bagi organisasi seperti Gabungan Organisasi Wanita (GOW), PKK, hingga Muslimat.
Harmoni Keagamaan: Ruang khusus untuk menunjang aktivitas lembaga keagamaan seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI), LPTQ, dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).
Bagi kawula muda Kota Jambi, area ini bakal jadi destinasi hangout favorit baru dari sore hingga malam hari. Pemkot Jambi menyajikan fasilitas olahraga megah, mulai dari arena sepatu roda berstandar nasional berukuran 100 \times 40 \text{ meter}, hingga area mini soccer di bagian tengahnya.
Menariknya lagi, kawasan ini dirancang saling terhubung (seamless) dengan ikon-ikon populer Kota Jambi:
Terintegrasi langsung dengan keindahan kawasan Tugu Keris Siginjai.
Menyambung ke lintasan jogging track sepanjang 1,4 Km di sekitar area Kolam Retensi.
Dengan konsep ini, komplek pemerintahan tak lagi berkesan kaku, melainkan bertransformasi menjadi ruang interaksi publik yang dinamis.
“Yang penting Kantor Wali Kota ini jelang sore hingga malam bisa digunakan anak-anak muda untuk beraktivitas. Ini adalah kawasan yang semua anak muda nanti bisa menyalurkan hobi. Ada yang jalan, jogging, kulineran, dan lainnya,” tutur Maulana optimistis.
Melalui hadirnya kawasan terpadu ini, Kota Jambi tak hanya mempercantik diri, tetapi juga memberikan ruang bagi masyarakatnya untuk tumbuh, berolahraga, dan merayakan kebersamaan di jantung kota.






