VIRALTIVI.COM – Suasana khidmat menyelimuti Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Jumat (13/3/2026). Di tengah momentum suci Ramadan, Wali Kota Jambi, Maulana, memimpin langsung gerakan moral bertajuk “Gerakan Pejabat Daerah dan Aghniya Berzakat”.
Bukan sekadar seremonial, acara ini menjadi panggung pembuktian bahwa kepedulian sosial adalah napas utama pelayanan publik di Kota Jambi.
Teladan di Garis Depan
Wali Kota Maulana tidak hanya mengimbau; ia memberi contoh nyata. Bersama Ketua TP-PKK Kota Jambi, ia menunaikan zakatnya langsung di lokasi melalui gerai Baznas. Langkah ini mengirimkan pesan kuat kepada seluruh jajaran birokrasi dan pelaku usaha: Pemimpin adalah yang pertama bergerak.
“Hari ini kita mendistribusikan zakat Baznas kepada mustahiq. Ini bukan sekadar kewajiban agama, tapi momentum emas menjelang Idulfitri untuk memastikan tidak ada warga kita yang merasa sendirian di hari kemenangan nanti,” tegas Maulana dengan penuh semangat.
Z-Corner: Dari Penerima Menjadi Memberi
Prestasi gemilang juga dipaparkan dalam acara ini. Ketua Baznas Kota Jambi, Muhammad Padli, mengungkapkan keberhasilan transformasi zakat konsumtif menjadi zakat produktif melalui program Z-Corner.
Hasilnya luar biasa:
Naik Kelas: 5 dari 15 pelaku usaha mikro (tenant) binaan kini telah bertransformasi dari penerima zakat (mustahiq) menjadi pemberi zakat (muzaki).
Prestasi Nasional: Program ini menyabet Juara 3 Nasional Mustahiq dan menjadi tim favorit di tingkat Indonesia.
“Ini adalah bukti bahwa zakat yang dikelola secara akuntabel mampu mengubah nasib seseorang secara ekonomi,” tambah Padli.
Panggilan untuk Para ‘Aghniya’ (Orang Kaya)
Wali Kota Maulana juga mengetuk hati para pengusaha dan pejabat daerah untuk tidak ragu menyalurkan zakatnya melalui lembaga resmi. Menurutnya, Baznas Kota Jambi telah memiliki sistem yang transparan dan terukur.
“Kami mengimbau para pengusaha, mari tunaikan zakat lewat Baznas. Ini lembaga resmi dan akuntabel. Zakat Anda akan dikelola untuk program-program produktif yang dampaknya langsung dirasakan masyarakat,” seru Wali Kota.
Di sela-sela penyerahan bantuan bagi 10 keluarga korban kebakaran, Maulana juga memberikan “alarm” bagi seluruh perangkat daerah hingga tingkat RT. Ia meminta semua pihak meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana selama musim mudik dan aktivitas memasak yang meningkat.
Aksi nyata, transparansi, dan kepedulian. Gerakan hari ini membuktikan bahwa ketika pejabat dan pengusaha bersatu dalam semangat zakat, kesejahteraan masyarakat bukan lagi sekadar mimpi, melainkan target yang bisa diraih bersama.
“Zakat bukan tentang seberapa banyak yang kita keluarkan, tapi seberapa banyak keberkahan yang kita alirkan untuk sesama.”











