Gelar Diskusi Publik, Pemkot Jambi Serap Masukan Terkait Program OPBM dan Penataan TPS

- Penulis

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

VIRALTIVI.COM – Diskusi publik pengelolaan sampah yang digelar Pemerintah Kota Jambi di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Sabtu (13/6/2026), menjadi wadah bagi berbagai elemen masyarakat untuk menyampaikan pandangan, dukungan, sekaligus masukan terhadap kebijakan pengelolaan sampah yang tengah dijalankan.

Forum yang dihadiri akademisi, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan Mahasiswa hingga perwakilan warga itu membahas pelaksanaan Program Operator Pengangkut Sampah Berbasis Masyarakat (OPBM) serta kebijakan penataan dan penutupan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di sejumlah kawasan Kota Jambi.

Rektor Universitas Jambi, Prof. Helmi, menilai langkah transformasi tata kelola sampah yang dilakukan Pemkot Jambi merupakan kebijakan yang tepat untuk menjawab tantangan perkotaan yang terus berkembang.

“Dasarnya ini adalah darurat sampah di Kota Jambi seiring dengan pertambahan penduduk dan kebutuhan. Inisiatif transformasi tata kelola sampah oleh Pemda Kota Jambi sudah baik. Inovasi ini sudah sesuai koridor untuk menciptakan kebersihan, ketertiban, dan keindahan Kota Jambi yang pada akhirnya berpengaruh terhadap kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Prof. Helmi, kebersihan merupakan salah satu faktor penting yang menentukan daya tarik Kota Jambi sebagai daerah tujuan wisata dan pusat aktivitas ekonomi.

“Kalau tidak diimbangi dengan aspek kebersihan, semua hanya menjadi omong kosong jika sampah masih menjadi permasalahan. Namun, hal itu tidak mungkin dilakukan pemerintah sendiri. Dibutuhkan dukungan dari semua pihak,” katanya.

Sebagai bentuk dukungan, Universitas Jambi siap berpartisipasi dalam menyukseskan program tersebut.

“Kita siap berpartisipasi dan mendukung agar program ini berjalan dengan baik. Yang kurang baik mari kita berikan masukan, dan yang baik mari kita dukung,” tambahnya.

Sementara itu, Pakar Lingkungan Universitas Jambi, Prof. Ir. Rosyani, menilai OPBM merupakan langkah positif yang dapat mendorong perubahan pola pikir masyarakat terhadap pengelolaan sampah.

“Ada banyak aspek positif yang kita temui. Karena ini adalah sebuah pilihan, mau lingkungan bersih atau kotor,” ujarnya.

Ia menambahkan, program tersebut juga dapat meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa sampah tidak hanya menjadi limbah, tetapi juga memiliki nilai manfaat dan nilai ekonomi apabila dikelola dengan baik.

Baca Juga:  Wali Kota Jambi Bersama Ketua DPRD Kota Jambi Resmi Serahkan Surat Permohonan Kepada Presiden Terkait Zona Merah

“Sampah dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan dan memiliki nilai ekonomi,” katanya.

Dukungan juga datang dari tokoh masyarakat Jambi sekaligus mantan Bupati Tanjung Jabung Barat, Usman Ermulan. Meski mendukung program yang dijalankan, ia berharap masyarakat kurang mampu tetap mendapat perhatian dalam penerapan layanan pengangkutan sampah berbasis iuran.

“Kalau bisa pembayaran ini diberlakukan kepada masyarakat yang mampu. Yang kurang mampu bisa digratiskan atau diberikan kebijakan lain. Jangan ada paksaan. Kalau bisa ada subsidi, baik dari pemerintah maupun masyarakat setempat agar tercipta kebersamaan,” ujarnya.

Usman juga mengapresiasi langkah Pemkot Jambi yang berani melakukan penataan dan penutupan sejumlah TPS di kawasan protokol.

“Kita sepakat Kota Jambi harus bersih. Kalau ada saran, silakan disampaikan kepada Pak Wali Kota,” katanya.

Dari kalangan warga, Saprudin, warga RT 18 Kelurahan Mayang Mangurai, menyambut baik pelaksanaan OPBM. Namun menurutnya, munculnya pro dan kontra di tengah masyarakat tidak terlepas dari minimnya sosialisasi pada tahap awal pelaksanaan program.

“Gerakan ini sebenarnya sudah lama ada. Kenapa saat ini menjadi riuh karena kurangnya sosialisasi dan masyarakat merasa terkejut dengan perubahan yang terjadi,” ujarnya.

Menanggapi persoalan iuran yang menjadi perhatian sebagian masyarakat, Ketua Forum RT Kota Jambi, Suparyono, menegaskan bahwa besaran iuran tidak ditentukan oleh Pemerintah Kota Jambi, melainkan berdasarkan hasil musyawarah warga di masing-masing lingkungan.

“Khusus di RT saya, program OPBM sudah berjalan selama 10 tahun. Terkait iuran, tidak memberatkan warga karena besarannya disesuaikan dengan hasil musyawarah dan kemampuan warga,” katanya.

Melalui dialog publik tersebut, berbagai masukan yang disampaikan diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan penyempurnaan pelaksanaan program pengelolaan sampah di Kota Jambi. Dengan dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat, upaya mewujudkan Kota Jambi yang bersih, sehat, dan nyaman diharapkan dapat berjalan lebih optimal. (*)

Follow WhatsApp Channel www.viraltivi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Genjot Pemerintahan Digital: Pemkot Jambi Evaluasi Kinerja Layanan Publik Bersama KemenPANRB
Pemkot Jambi Genjot UMKM Naik Kelas: Resmi Luncurkan Komunitas Jambi Digital Movement
Pererat Silaturahmi, Pemkot Jambi Gelar Peringatan Maulid Nabi Bersama Komunitas Warga di Griya Mayang
Pagi Gelar Salat Istisqa, Sore Harinya Kota Jambi Diguyur Hujan
Konflik Stockpile Aur Kenali: BPR Layangkan Surat Balasan, Minta Wali Kota Jambi Bertindak Eksplisit
Bergerak dari Masjid, Wali Kota Jambi Dukung Penuh Kiprah Pengurus ISMI 2026–2030
Pimpin Komwil II APEKSI, Maulana Dorong Penguatan Fiskal dan Konektivitas Antar Kota
Penataan Berkelanjutan: Pemkot Jambi Dorong Kolam Retensi Telaga Kajang Lako Jadi Ikon Hijau dan Pusat Ekonomi Baru

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 20:27 WIB

Genjot Pemerintahan Digital: Pemkot Jambi Evaluasi Kinerja Layanan Publik Bersama KemenPANRB

Kamis, 17 September 2026 - 18:17 WIB

Pemkot Jambi Genjot UMKM Naik Kelas: Resmi Luncurkan Komunitas Jambi Digital Movement

Kamis, 10 September 2026 - 22:07 WIB

Pagi Gelar Salat Istisqa, Sore Harinya Kota Jambi Diguyur Hujan

Rabu, 9 September 2026 - 17:31 WIB

Konflik Stockpile Aur Kenali: BPR Layangkan Surat Balasan, Minta Wali Kota Jambi Bertindak Eksplisit

Selasa, 8 September 2026 - 09:52 WIB

Bergerak dari Masjid, Wali Kota Jambi Dukung Penuh Kiprah Pengurus ISMI 2026–2030

Berita Terbaru

Oplus_16908288

Nasional

PHR Zona 1 Gandeng Ade Rai Bangun Budaya Hidup Sehat Pekerja

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:38 WIB