VIRALTIVI.COM — Pemerintah Kota Jambi terus memperkuat pembangunan berbasis masyarakat melalui perluasan Program Kampung Bahagia. Pada tahun 2026 ini, cakupan program unggulan tersebut melonjak drastis hingga menjangkau 1.583 RT di seluruh wilayah Kota Jambi, setelah pada tahun sebelumnya baru menyentuh 67 RT.
Komitmen keberlanjutan ini ditegaskan langsung oleh Wali Kota Jambi, dr. H. Maulana, M.K.M., saat menghadiri acara Syukuran dan Penyerahan Barang-Barang Hibah Pokja Bahagia I Tahun 2026 di RT 23 Kelurahan Paal Merah, Sabtu (11/7/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Maulana menyerahkan secara simbolis berbagai barang hibah Tahap I kepada masyarakat setempat. Ia menekankan bahwa seluruh fasilitas yang diberikan kini sepenuhnya menjadi hak dan tanggung jawab warga, bukan lagi aset pemerintah.
”Seluruh hasil pembangunan Kampung Bahagia adalah milik masyarakat. Kursi, tenda, sound system hingga berbagai fasilitas lainnya silakan digunakan untuk kepentingan warga, namun harus dijaga dan dirawat bersama,” ujar Maulana di hadapan warga dan tokoh masyarakat yang hadir.
Di Kelurahan Paal Merah sendiri, sebanyak 18 RT dilaporkan telah berhasil menuntaskan Program Kampung Bahagia Tahap I. Berbagai fasilitas fisik dan non-fisik yang diserahkan meliputi:
Perlengkapan tenda dan kursi warga
Peralatan prasmanan
Gerobak motor pengangkut sampah
Pemasangan kamera CCTV lingkungan
Pembangunan fasilitas umum seperti jalan lingkungan dan drainase yang dikerjakan secara gotong royong.
Tidak sekadar membangun fisik, Maulana menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk memupuk kembali rasa memiliki, kepedulian sosial, dan budaya gotong royong warga. Pemkot Jambi bahkan telah menyiapkan cetak biru (blueprint) keberlanjutan program ini untuk lima tahun ke depan.
Salah satu inovasi yang akan digulirkan pada tahun mendatang adalah transformasi konsep menjadi Kampung Wisata Berbasis RT.
“Setiap RT harus mulai memetakan potensi yang dimiliki, baik kuliner, kerajinan, budaya maupun sejarah. Semua itu bisa menjadi daya tarik wisata sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat,” tuturnya.
Langkah strategis ini diambil sebagai respons peluang besar atas beroperasinya Jalan Tol Trans Sumatera. Pemkot Jambi ingin memastikan warganya siap menangkap ceruk pasar dari kedatangan para wisatawan. Guna mendukung ekosistem yang aman dan bersih, Pemkot juga memperkuat Program Operator Pengangkut Sampah Berbasis Masyarakat (OPBM) serta memperluas jaringan CCTV permukiman.
Mengingat dampak positifnya yang langsung dirasakan masyarakat, Wali Kota Maulana meminta jajarannya untuk tancap gas mempercepat pelaksanaan Program Kampung Bahagia Tahap II.
”Kalau memungkinkan Agustus sudah berjalan dan September selesai, sehingga November seluruh administrasi dan pertanggungjawaban dapat dituntaskan. Dengan begitu, perputaran ekonomi di tingkat masyarakat juga akan semakin cepat,” kata Wali Kota.
Selain penyerahan hibah, momentum ini juga dirangkaikan dengan peninjauan Poskamling RT 23 Kelurahan Paal Merah. Poskamling ini berhasil mengukir prestasi gemilang sebagai juara di tingkat Polresta Jambi dan kini resmi ditunjuk mewakili Provinsi Jambi dalam lomba Poskamling tingkat Mabes Polri.
Maulana memberikan apresiasi tinggi atas kekompakan warga RT 23 dalam menjaga keamanan lingkungan hingga diakui di level kepolisian.
“Mari kita bersama-sama memberikan dukungan dan doa agar Poskamling RT 23 Kelurahan Paal Merah mampu meraih prestasi terbaik di tingkat nasional,” pungkasnya.
Turut hadir mendampingi Wali Kota dalam kegiatan tersebut Camat Paal Merah Abdul Salim, S.Pd., unsur Forkopimcam, para ketua RT, tokoh agama, serta ratusan warga setempat yang antusias mengikuti jalannya acara.









Komentar
Silakan login untuk berkomentar.